Sophan Sophian

Sophan Sophian

Kasus kematian Sophan Sophian mulai diselidiki pihak berwajib. Hari ini kepolisian mulai memeriksa dua jenderal, yakni mantan Kapolri Jenderal (Purn) Roesmanhadi dan mantan pejabat Dephan Marsekal Muda (Purn) Pieter Wattimena.

“Sudah kita periksa. Hari ini keduanya diperiksa di Direktorat Lalu Lintas Babinkam Polri dan tim dari Ngawi juga,” ungkap Humas Polri Irjen Pol Abubakar N saat menggelar konferensi pers di Mabes Polri Jakarta Selatan, Jumat (5/9/2008).

Meski kedua orang tersebut berpangkat jenderal, namun menurut Abubakar, siapapun yang diduga terlibat dalam kematian Sophan Sophian tetap akan diproses.

“Dalam hukum tidak memandang siapapun. Perlu saya jelaskan, kalau mengakibatkan tabrakan atau apa-apa yang mengakibatkan meninggal ya ada pasalnya, akibat kelalaian,” tambahnya.

Kematian Sophan Sophian memang masih menjadi misteri. Widyawati meyakini kematian suaminya tersebut bukan meninggal karena kecelakaan tunggal yang diduga selama ini, melainkan karena dilindas bikers lainnya.

Sophan Sophian meninggal dalam kecelakaan maut pada 17 mei lalu di jalur Ngawi-Sragen pada saat mengikuti tur motor Harley Davidson dalam rangka memperingati 100 Tahun Hari Kebangkitan Nasional bertajuk “Jalur Merah Putih”.