Twitter
Facebook

Pemilihan Koko Cici Jakarta Kembali Digelar

Koko Cici Jakarta 2015. (Dok. Koko Cici Jakarta)

VIVA.co.id – Pemilihan Koko Cici Jakarta adalah sebuah ajang pemilihan putra dan putri terbaik di Provinsi DKI Jakarta yang mencintai dan bersedia turut serta untuk melestarikan budaya Tionghoa yang merupakan bagian dari kebudayaan Indonesia.

Pemilihan kali ini bertemakan Harmony of Heritage. Tema tersebut diusung untuk melestarikan warisan budaya yang ada di Indonesia, di mana budaya Tionghoa merupakan bagian dari kebudayaan Indonesia yang harus dilestarikan. Dengan tema ini, diharapkan warisan kebudayaan yang ada bisa dibawakan dengan harmonisasi yang saling mengikat dan mendukung satu dengan lainnya.

Acara Pemilihan Koko Cici Jakarta akan dimulai dengan pendaftaran pada 20 Januari sampai dengan 5 Maret 2015. Persyaratan dan formulir pendaftaran dapat diunduh pada website resmi Koko Cici Jakarta www.kokocicijakarta.org. Nantinya, formulir pendaftaran dapat dikumpulkan ke panitia pemilihan yang akan melakukan roadshow ke beberapa tempat yang bisa dilihat melalui akun Twitter resmi Koko Cici Jakarta @kocijakarta.

Audisi awal akan dimulai pada 7 Februari 2015 dengan tujuan mencari finalis Koko Cici Jakarta 2015 yang nantinya akan mengikuti karantina yang dimulai dari tanggal 12 sampai dengan 23 Maret 2015.

Malam Puncak pemilihan Koko Cici Jakarta akan diselenggarakan pada 24 Maret 2015 bertempat di Gedung Kesenian Jakarta. Turut berpartisipasi dalam acara ini pemenang dari pemilihan Koko Cici Jakarta 2013.

“Koko Cici Jakarta 2015 adalah sebuah kesempatan bagi anak-anak muda Indonesia untuk berkontribusi dan terus menjaga serta mempererat persatuan Indonesia melalui kegiatannya,” ujar pemenang Koko Jakarta 2013, Koko Ivanaldy Kabul, yang turut aktif dalam setiap acara yang digelar oleh Koko Cici Jakarta untuk melestarikan budaya Tionghoa seperti peringatan Hari Bakcang dan Roadshow Imlek.

“Banyak sekali hal yang dapat dipelajari dan kami rasakan sebagai bagian dari keluarga besar Koko Cici Jakarta, di mana generasi muda dapat turut aktif memperkenalkan kekayaan wisata dan budaya serta melakukan kegiatan sosial yang lebih mendekatkan diri ke masyarakat luas,” tutur pemenang Cici Jakarta 2013, Cici Irma Janita.

Para finalis yang terpilih nanti akan mendapat kesempatan untuk ikut serta dalam acara yang diadakan swasta maupun pemerintah. Salah satunya sebagai peserta Parade Tahun Baru Kota Jakarta dan bertemu petinggi negara. Turut terjun langsung dalam aksi sosial, salah satu contoh adalah pembagian onde kepada ibu-ibu pada saat Car Free Day yang sekaligus memperingati Hari Ibu.

Finalis nantinya juga berkesempatan melakukan Roadshow Imlek yang diadakan tiap tahunnya ke beberapa mal terkenal di Jakarta sembari memperkenalkan kebudayaan Tionghoa. Pastinya hal-hal tadi akan menjadi pengalaman yang sangat berharga bagi para Koko dan Cici Jakarta.


Rencana Chelsea Islan Usai Heboh Video Buka Baju

VIVA.co.id – Beberapa waktu belakangan ini, nama Chelsea Islan mendadak menjadi perbincangan publik. Hal ini, terkait dengan beredarnya video wanita yang mirip Chelsea sedang buka baju di dunia maya.

Saat memberikan keterangan, ibunda Chelesa, Samantha Barbara yang ditemui di Hotel Aryaduta Semanggi, Senin 2 Maret 2015, tidak membantah. Ia membenarkan wanita dalam video tersebut adalah putrinya.

Dijelaskan Samantha, video itu diambil empat tahun lalu. Saat itu, Chelsea masih berusia 15 tahun. Dan, video itu diambil tanpa sepengetahuan Chelsea.

Beredarnya video tesebut, tidak lantas membuat bintang sitkom Tetangga Kok Gitu? itu patah semangat. Ia tetap beraktivitas dan siap menata masa depannya.

“Sekarang Chelsea ingin menatap ke depan. Ia tetap berkarya dan mengisi masa mudanya dengan kegiatan positif,” kata Samantha.

Chelsea yang mengenakan pakaian serba hitam pun menyatakan, kasus ini tak akan mengurangi semangatnya untuk mengejar cita-cita.

“Saya bercita -cita menjadi sutradara. Saya juga ingin jadi Menteri Pemberdayaan Perempuan. Tolong dukung mimpi saya,” ungkapnya. (asp)


Beredar Bukti Kehamilan Eks Kekasih Aktor Korea

VIVA.co.id – Wanita bernama Miss Choi mengaku mengandung anak Kim Hyun Joong. Usia kehamilannya sudah empat bulan. Pengakuan ini mengejutkan publik Korea Selatana dan terjadi pro dan kontra.

Kedua pihak saling perang di media mempertahankan pendapat masing-masing. Yang terbaru adalah beredarnya dokumen kehamilan Miss Choi. Adalah tayangan Entertainment Relay yang mempublikasikan dokumen tersebut pada 28 Februari 2015.

Pengacara Miss Choi menyatakan kliennya memang sedang hamil. “Saya mengatakan dia dan Kim Hyun Joong selalu bersama,’ ujarnya seperti dikutip dari Allkpop, Senin, 2 Maret 2015.

Ia juga memberikan rincian dokumen dari rumah sakit yang menjelaskan secara detail tentang kehamilan Miss Choi. Sebelumnya, dalam wawancara dengan Dispatch, Miss Choi menyatakan setelah putus dengan Kim Hyun Joong, ia sempat bertemu dan menghabiskan waktu dengan bintang drama Boys Over Flowers.

Pihak Kim Hyun Joong tidak membantah soal kehamilan. Tetapi, mereka menyesalkan sikap Miss Choi yang memilih bersembunyi dan menghindari Kim Hyun Joong. Miss Choi membantah tuduhan tersebut.

Menurutnya, selama ini, ia tak pernah bersembunyi. Ia juga menyatakan intens berkomunikasi dengan Kim Hyun Joong. Beberapa pesan pendek antara Miss Choi dan Kim Hyun Joong beredar di dunia maya.


Di Balik Bunuh Diri Artis Korea Sojin

VIVA.co.id – Artis pendatang baru Korea Selatan, Sojin ditemukan bunuh diri. Ia diduga melompat dari lantai 10 apartemennya di Daeduk, Selasa, 24 Februari 2015. Ia meninggal di usia 22 tahun.

Keputusan Sojin untuk bunuh diri menjadi sorotan publik. Banyak spekulasi muncul seputar kematian tragis artis muda ini. Sejumlah penggemar menduga kematian Sojin karena frustasi kariernya tak berkembang.

Netizen juga memiliki spekulasi seputar karier Sojin. Beberapa netizen menyoroti keputusan bintang variety show, KARA Project itu mengakhiri hidupnya karena penderitaan dan beban yang berat sebagai calon artis. Ditambah lagi dengan persaingan yang keras untuk menjadi artis di industri hiburan Korea.

Salah satu perwakilan dunia hiburan Negeri Ginseng ini berkomentar, terdapat pembagian kelompok calon artis yang masih menerima pelatihan dalam sebuah manajemen.

“Ada pembagian terpisah bagi para trainee yang disebut grup debut, antara trainee dan yang siap debut. Trainee yang siap debut masuk ke grup tersebut,” kata sumber seperti dikutip dari Ilgan Sports.

Ditambahkan sumber, menjadi calon artis itu tidaklah mudah. Ia menanggung beban yang berat. “Untuk bertahan dan masuk dalam grup itu sangat berat. Calon artis yang sudah masuk ke grup kadang diturunkan lagi ke trainee reguler,” ungkapnya.

Hal ini juga mendapat perhatian dari para pelaku di industri hiburan Korea. Mereka khawatir kematian Sojin akan menimbulkan kecemasan orangtua yang anaknya memilih untuk menggeluti dunia artis.

“Kematian Sojin akan membuat kecemasan peserta trainee dan orangtua mereka. Perlu ada langkah institusional untuk memastikan hal ini tidak menjadi siklus yang berulang,” ujarnya.

Seperti diketahui, Sojin memiliki ambisi untuk menjadi artis besar. Ia ingin membuktikan pada ayahnya, karier pilihannya itu bisa mengantarkan kesuksesan untuknya. Sojin mengikuti persaingan untuk mendapatkan tempat sebagai personel girlband KARA.

Sayang, Sojin tak terpilih. Setelah lima tahun bergabung dengan manajemen artis ternama, kontraknya berakhir bulan lalu. Ia pun kembali ke rumahnya.

Namun, mendadak ia ditemukan bunuh diri. Menurut kepolisian setempat, Sojin mengalami depresi sejak lama. Hingga saat ini, polisi masih menyelidiki penyebab bunuh diri artis yang disebut-sebut memiliki suara indah ini.



Hanung Bramantyo Garap Ranah Politik di Film 2014

VIVA.co.id - Sutradara Hanung Bramantyo dinilai sukses menggarap film berjudul 2014. Saat nonton bersama dengan sejumlah penggemar film di Senayan City, turut hadir Kepala Badan Ekonomi Kreatif, Triawan Munaf, yang menilai film 2014 ini mampu mengedukasi anak muda di Tanah Air. 

“Saya pikir tema politik itu jarang diangkat ke dalam sebuah film layar lebar. Hanung mampu mengemas film ini, sehingga menarik anak muda untuk menontonnya,” ujar Triawan kepada VIVA.co.id, Minggu 1 Maret 2015. 

Sementara itu, Hanung merasa puas dengan film 2014 ini mampu menyedot penonton untuk menyaksikannya di bioskop. Hanung mengatakan, sebenarnya film yang dibintangi Rio Dewanto ini sudah lama diproduksi, namun dia menunggu momen yang tepat.

“Film ini digarap memang jauh sebelum Pak Jokowi jadi gubernur. Saya berandai-andai, bila seandainya ada orang yang coba menggagalkan capres terpilih yang jadi favorit rakyat,” katanya. 

Hanung punya alasan sendiri mengapa film 2014 ini baru diputar dan dirilis di bioskop tahun ini. Hanung sempat dikritik seorang penasihat politik soal filmnya yang saat itu nyaris akan dirilis pada 2014 jelang pemilu. 

“Teman saya dari kalangan politik, saat melihat filmnya mengatakan ada yang salah di sini. Jadi, kami ada syuting tambahan,” ujar dia.

Saat ingin rilis, ternyata sudah kena efek pemilu. Saat itu, anak muda fokus sekali dengan pemilu. “Kami mikir, kalau ditayangkan, suasananya bisa lebih dramatis dari film. Makanya kami nunggu aja setelah pemilu,” ujarnya. 

Film 2014 merupakan karya rumah produksi Dapur Film. Selain Rio Dewanto, film ini juga dibintangi oleh Ray Sahetapy, Rudi Salam, Donny Damara, Atiqah Hasiholan, serta Maudy Ayunda. Film 2014 mengisahkan tentang seorang remaja bernama Riki yang ayahnya mencalonkan diri maju sebagai calon presiden di ajang pemilu 2014. 

Meski figur sang ayah dikenal populer dan cerdas serta sukses menjadi calon presiden favorit, Riki tak setuju dengan pandangan yang kerap disampaikan sang ayah. Riki pun menumpahkan kekesalannya di jejaring sosial. Di sisi lain, kompetitor ayahnya memanfaatkan hal itu untuk keuntungan mereka. (art)



Film Jokowi Tayang di Festival Film Arab Saudi

VIVA.co.id - Festival Film Asia ke-8 digelar pada Sabtu, 28 Februari 2015 di kota Jeddah, Arab Saudi, dengan pemutaran film Jepang berjudul “Robo G” di area Wisma Konsul Jenderal Matahiro Yamaguchi.

Festival Film Asia tersebut diselenggarakan oleh Asian Consuls General Club (ACGC), dengan menampilkan berbagai film dari 13 negara anggota klub. Salah satu film yang ditampilkan di festival tersebut adalah Jokowi, film drama tahun 2013 yang dibintangi Teuku Rifnu Wikana sebagai Joko Widodo dan Prisia Nasution sebagai Iriana.

Jokowi menceritakan kisah seorang anak tukang kayu bernama Joko Widodo, yang tinggal dan hidup di rumah kecil pinggiran sungai. Masa kanak-kanak yang jauh dari istilah berkecukupan telah dilaluinya.

Namun, hal itu tidak menyurutkan semangat anak kampung pemburu telor bebek ini untuk meneruskan sekolahnya ke pendidikan yang lebih tinggi. Kecintaannya pada musik rock yang tetap bertahan hingga saat ia menjadi pemimpin besar nantinya.

Selain film Jokowi, Festival Film Asia yang berlangsung hingga 13 Maret 2015 juga memutar film terbaik Dari Langit (Malaysia), Samige Kathawa (Sri Lanka), Television (Bangladesh), The Bit Player “Ekstra” (Filipina), Ocean Heaven (Tiongkok), Ah Boys To Men 2 (Singapura), Khuda Kay Liye (Pakistan), Drishyam (India), serta Mr. Go (Korea).

Selain pemutaran film, acara festival tersebut juga menyajikan makanan Asia dari masing–masing negara dengan masakan terbaiknya. Festival Film Asia juga akan diputar di Korea Selatan, Jepang, Indonesia, Malaysia, Sri Lanka, dan India. (art)



Pengakuan Mengejutkan Artis Korea di Televisi

Son Ho Joon yang dikabarkan dekat dengan Kim So Eun mengaku tidak mandi 6 hari (Twitter)

VIVA.co.id – Aktor Korea Selatan, Son Ho Joon membintangi variety show, Three Meals a Day. Ia didampingi dua aktor senior, Yoo Hae Jin dan Cha Seung Won.

Dalam acara tersebut, bintang Korea ini tinggal di sebuah pulau bernama Manjae. Mereka hidup dari hasil bumi pulau tersebut.

Suatu hari, mereka kedatangan bintang tamu. Son Ho Joon dikunjungi rekannya dari drama Reply 1994, Jung Woo. Selama menjadi bintang tamu, Jung Woo banyak menggoda Son Ho Joon.

Seperti dilansir dari Soompi, dua aktor terkenal ini bertugas mencuci piring. Disaat itu, Jung Woo bertanya kepada Son Ho Joon, “Bagaimana kalian mandi?”

Son Ho Joon tertawa mendengar pertanyaan Jung Woo. Ia pun memberikan jawaban yang mengejutkan. Tanpa malu-malu, Son Ho Joon menjawab pertanyaan Jung Woo.
 
“Saya tak mandi selama enam hari. Saya tak mandi selama berada di sini,” ungkap pria yang sempat dikabarkan dekat dengan Kim So Eun tersebut. Mendengar jawaban Son Ho Joon, keduanya tertawa keras.


CopyRight 2011 - Indonesia-Ku.com

27 queries. 0.197 seconds.